Media Bak Fiberglass untuk Bak Kura-kura




Halo kawan-kawan kali ini kami ingin mengupdate kembali mengenai progress kerja. Pada saat tulisan ini dimuat, memang kondisi ekonomi kita sedang sulit dikarenakan adanya wabah virus corona yang melanda diseluruh dunia ini. Beberapa bulan yang lalu kami belum sempat mengupdate mengenai apa yang kami kerjakan dikarenakan berbagai hal.

Kali ini bertambah pengalaman kami dalam hal pembuatan bak fiber, khususnya adalah bak fiber untuk media kura-kura. Bagi teman-teman yang memiliki hobi di bidang kura-kura ini juga barangkali bisa menjadi informasi yang bermanfaat, khususnya bagi yang sedang mencari bak untuk pengembangbiakan kura-kura. Jadi bak fiber besar ini tujuannya adalah untuk mengawinkan sepasang kura-kura agar berkembangbiak. Jadi walaupun besar, ternyata tidak banyak nanti isinya ya kawan-kawan.




Berikut ini adalah dokumentasi foto mengenai bak fiber kura-kura yang dimaksud:

Bak kura-kura

Bak ini di desain sengaja untuk menyerupai bentuk dari habitat kura-kura yang berada di pasir pantai. Mengapa dibuat undakan seperti di foto? Tujuannya adalah agar kura-kura mudah untuk menuju pasir, seolah-olah sedang menuju ke pantai. Bagaimana untuk membuat sang kura-kura menjadi betah tinggal di habitat yang baru. Dengan demikian, dengan berkurangnya stress kura-kura akan meningkatkan kualitas dari pengembangbiakan itu sendiri.

Filter bak fiberglass kura-kura

Buat teman-teman yang memang ingin mencoba usaha pengembangbiakan kura-kura ini bisa menggunakan media bak fiberglass yang sudah di desain sesuai dengan habitat si kura-kura tersebut. Berikut ini adalah video pembuatan bak fiberglass kura-kura, agar lebih informatif dan visualisasi yang baik:

Bak fiberglass untuk pengembangbiakan kura-kura

Pengembangan Sentra Industri Fiberglass di Bekasi

produksi barang fiberglass bukaka

Halo guys, terima kasih sudah mampir pada blog kami yang sederhana ini. Seperti biasa, kami senantiasa berusaha untuk mencurahkan pengalaman kami pada blog ini. Semoga kisah-kisah dari pengalaman yang kami tulis ini bisa menjadi pelajaran berharga buat kita semua khususnya di bidang fiberglass.

Pada penghujung tahun 2019 ini, kami sedang melakukan upaya pembentukan gabungan kelompok usaha fiberglass dengan tujuan melakukan penguatan kolaborasi diantara para pelaku IKM Fiberglass di sekitar Kabupaten Bekasi. Atas inisiasi dari teman-teman pelaku IKM Fiberglass tersebut, kami semakin percaya diri untuk men-share mengenai apa-apa saja yang kami lakukan.

Komoditas fiberglass skala global
Mungkin banyak yang belum mengetahui apa saja komoditas fiberglass yang kami produksi. Prinsipnya barang yang memang berbasis fiberglass, mau bentuk seperti apapun bisa kami buat. Hal tersebut merupakan salah satu keunggulan kami. Untuk menghadapi permintaan global, kami juga memahami pentingnya daya saing kompetitif baik dari segi harga sampai dengan kualitas barang.

Beberapa waktu yang lalu ada permintaan dari salah satu perusahaan produsen garbarata asli Indonesia, PT Bukaka Teknik Utama. Salah satunya adalah curtain dan bak penutup mesin yang ditempatkan di garbarata tersebut. Kabar baiknya adalah barang tersebut akan dikirim ke beberapa negara di Asia sebagai perlengkapan dari garbarata. Berarti melalui Bukaka kami telah membuktikan bahwa hasil produksi kami layak pakai di dunia internasional.




Aquaponic: melengkapi hidroponik dengan beternak ikan sekaligus

Halo guys, buat para bapak-bapak atau ibu-ibu yang senang mencari hobi di rumah salah satunya bisa mencoba membuat aquaponic. Yaitu hidroponik yang dikolaborasikan sekaligus dengan pemeliharaan ikan. Tentunya untuk ikan konsumsi ya guys.

Kalau kita bicara mengenai hidroponik, tanaman yang cocok merupakan tanaman dengan daur hidup yang pendek yang biasanya untuk konsumsi harian rumah tangga. Begitu juga jika kita ingin melakukan intensifikasi hidroponik dengan sekaligus memelihara ikan. Tempat yang digunakan pun tidak usah repot-repot, bisa menaruh bak fiberglass yang berada di bawah susunan rak hidroponik Anda.

Tanaman Hidroponik

Tren aquaponik sudah mulai berkembang di Indonesia sejak kurang lebih 1 dekade ke belakang. Dengan lahan halaman rumah yang semakin sempit mendorong orang yang senang dengan hobi bercocok tanam membuat alternatif bercocok tanam dengan sistem hidroponik. Sepaket dengan itu mereka juga biasanya suka memelihara hewan peliharaan seperti ikan dengan tujuan dapat dikonsumsi sendiri.

Sistem hidroponik dan aquaponik

Jika kita mengingat-ingat kembali pelajaran pada saat SD, SMP, atau SMA dahulu, kita sudah diajarkan mengenai simbiosis mutualisme atau dengan bahasa umum hubungan saling menguntungkan. Pada prinsipnya keseimbangan alam ini bisa kita lihat dengan adanya habitat manusia, tumbuhan, dan hewan yang hidup bersamaan. Begitu juga dengan sistem aquaponik. Tidak hanya menanam tumbuhan tetapi sekaligus juga memelihara hewan yang satu alur dengan tanaman. Salah satunya adalah ikan.

Mengapa ikan?

Sederhananya tanaman hidroponik membutuhkan asupan suplemen berupa pupuk supaya subur. Pupuk tersebut dapat kita peroleh secara alami melalui kotoran ikan. Dengan bantuan aerator, air yang ada dalam kolam ikan tersebut kemudian disalurkan ke pipa-pipa yang menjadi tempat tanaman tersebut ditanam. Selanjutnya air tersebut menjadi “makanan” untuk tanaman tersebut dan tanaman tersebut memfilterisasi air menjadi natural kembali yang kemudian air tersebut kembali jatuh di kolam tempat ikan hidup.

Dengan adanya keseimbangan ini dapat mengurangi pekerjaan Anda dalam perawatan pemberian makan dan nutrisi setiap hari. Selain itu juga bisa mengefisiensikan biaya.

Apa saja jenis sayuran yang bisa di budidaya secara hidroponik?

  • Okra
  • Kangkung
  • Tomat
  • Paprika
  • Selada
  • Kemangi
  • Bayam
  • Buncis
  • Kol
  • Toge / tauge
  • Kacang polong
  • Talas
  • Bawang
  • Ubi jalar
  • Stroberi
  • Rempah-rempah bumbu dapur.