Proses pembuatan bak sampah fiberglass

tempat sampah fiberglass




Halo teman-teman kali ini kami ingin membahas mengenai proses pembuatan bak sampah fiberglass. Semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda.

  1. Pembuatan molding dan cetakan bak sampah

Sebelum pada proses pembuatan fiberglass, terlebih dahulu untuk dapat membuat sebuah barang apapun dari fiberglass membutuhkan alat cetaknya. Dalam pembuatan fiberglass, sebelum dapat membuat alat cetak terlebih dahulu kita harus membuat molding. Apa itu molding, saya akan coba ulas dengan bahasa yang sangat membumi agar bisa dicerna dengan mudah. Kalau kita bahasakan orang awam molding itu seperti patung bentuk yang dibuat dari bahan apapun. Setelah memiliki patung dengan bentuk yang ditargetkan tersebut langkah selanjutnya adalah dengan membuat cetakan yang juga terbuat dari fiberglass. Prosesnya adalah dengan cara melumuri sekujur bentuk patung tersebut dengan resin. Bedanya cetakan dengan barang jadi fiberglass terletak bagaimana strategi dalam pembukaan cetakannya. Biasanya si pembuat cetakan harus memikirkan bagaimana bukaan yang paling mudah pada saat selesai proses cetak.




2. Pembuatan barang jadi / hasil cetakan

Setelah kita membuat cetakan, barulah proses cetak itu dapat berlangsung. Adapun proses pencetakan fiberglass tidaklah sulit, kurang lebih seperti kita membuat agar saja. Namun, kita harus benar-benar memperhatikan perihal adonan dari resin tersebut. Jangan sampai salah takaran yang nanti membuat boros atau hasilnya pun tidak akan bagus. Untuk proses pencetakan fiberglass kurang lebih seperti video yang kami cuplik berikut ini:

Proses Pencetakan Fiberglass Kanopi Panel

3. Pembukaan cetakan

Setelah proses pencetakan langkah selanjutnya adalah proses pada saat membuka cetakan dari alat cetaknya. Seperti yang sudah saya bilang bahwa prosesnya kurang lebih sama seperti membuka agar dari cetakannya. Bedanya barang fiberglass ini tidak semudah membuka agar dari cetakan. Perlu effort tenaga yang lebih keras.

4. Proses finishing (tergantung kondisi)

Pada bagian ini ada yang membutuhkan proses finishing tapi ada juga yang tidak. Untuk bak sampah dengan ukuran kecil misalnya, itu relatif tidak membutuhkan finishing sama sekali. Jadi begitu kering, kita angkat dan langsung jadi. Namun pada barang yang bentuknya besar dimana ada sambungan pada beberapa sisinya itu membutuhkan finishing. Proses finishing sendiri dilakukan dengan melakukan pendempulan pada bagian yang tidak rata / gradakan. Dan diamplas sampai halus.

5. Pengecatan (tergantung kondisi)

Nah, untuk bagian akhir yaitu pengecatan kurang lebih juga sama dengan proses finishing. Kalau dia sudah tidak di finishing biasanya menggunakan pigmen asli dari bawaan resin. Tapi kalau di finishing mau tidak mau pasti juga menggunakan cat. Adapun cat yang biasa digunakan adalah cat duco.

Berikut ini adalah contoh dari hasil akhir barang jadi bak sampah fiberglass:

Hasil Jadi Bak Sampah Fiberglass