Budidaya Lele dengan Sistem Boster




bak fiber bulat sistem boster
Bak fiber bulat sistem boster

Salah satu komoditas perikanan yang paling populer di Indonesia adalah ikan lele! Ikan lele termasuk ke dalam kategori ikan dengan tingkat konsumsi tinggi. Mangutip bahasa dari para sarjana perlelean formal, tingkat permintaan ikan lele lebih besar dibandingkan dengan penawarannya itu sendiri. Melihat hal tersebut maka bagi kita yang dikaruniai akal sehat, ini merupakan peluang yang bagus untuk masuk ke dalam bisnis budidaya lele.

Dari segi pasar, ikan lele selalu dikonsumsi oleh manusia setiap harinya. Tidak hanya mencakup bisnis rumah makan, dan konsumsi rumah tangga, ikan lele saat ini juga sudah banyak memiliki varian produk olahan. Oleh sebab itu, menggeliatnya bisnis produk olahan berbasis lele ini dapat menjadi angin segar baru di industri hulu pertanian lele itu sendiri sebagai basis pendukung industri hilir.




Dahulu sudah dilakukan sistem pertanian plasma untuk berbagai macam hal salah satunya adalah peternakan lele. Dengan adanya kemajuan teknologi juga turut mendukung kemajuan di pertanian lele. Salah satu teknologi yang kian banyak diterapkan adalah budidaya ikan lele dengan sistem boster.

Untuk mendorong produksi lele ini, dibuat sistem boster yang salah satunya adalah dengan mensiasati jumlah lahan yang terbatas. Dengan areal lahan yang terbatas, saat ini Anda juga dapat memaksimalkan produksi lele Anda dengan menggunakan metode sistem boster. Hal ini bertujuan agar siapapun bisa turut serta berkontribusi untuk mengurangi gap kelangkaan lele sebagai akibat dari tingginya permintaan jika dibandingkan dengan jumlah penawaran yang ada.

Selain dari jumlahnya yang maksimal dan efektif, budidaya ikan lele dengan sistem boster ini juga menghasikan ikan lele yang berkualitas. Selain itu secara kemudahan operasionalnya juga dinilai lebih memudahkan petani lele jika dibandingkan dengan metode pertanian lele tradisional. Salah satunya adalah dapat menekan kebutuhan pakan, menjaga tingkat kesehatan dari ikan lele, menekan risiko gagal panen akibat cuaca, hama, dll, serta meningkatkan nilai keuntungan yang lebih baik bagi para peternak lele. Menarik bukan? Mau tau lebih lanjut tentang sistem boster? Yuk simak baik-baik artikel berikut ini.

Budidaya ikan lele dengan sistem boster

Budidaya ikan lele dengan menggunakan sistem boster merupakan suatu metode baru dalam pertanian lele. Sistem boster ini dinilai sangat efektif karena dapat menghasilkan panen yang melimpah, serta hasil ikan pedaging yang berkualitas baik. Metode ini juga dirasa lebih memudahkan petani jika dibandingkan dengan metode budidaya ikan lele dengan menggunakan sistem konvensional. Beberapa kelebihan dari sistem boster ini antara lain adalah menekan kebutuhan pangan, menjaga kesehatan ikan lele, menekan risiko gagal panen dari berbagai hal seperti kondisi alam dan hama, dan memberikan keuntungan lebih bagi para pembudidaya ikan lele dengan sistem boster.

Berikut sarana dan prasarana manajemen budidaya ikan lele dengan metode budidaya sistem boster.

  • Membangun konstruksi kolam dengan sistem booster menggunakan kolam fiberglass.
  • Manajemen kualitas air dan dasar kolam.
  • Manajemen pakan, untuk memastikan pakannya berkualitas.
  • Manajemen kesehatan ikan lele, sekaligus pengendalian patogen.

 

Pengelolaan atau manajeman air pemeliharaan lele sistem boster

Air merupakan hal yang paling utama dalam setiap budidaya ikan. Pemilihan air dapat menjaga dan mendukung perkembangan ikan terutama dari segi kualitas pertumbuhan ikan. menjaga kebersihan kolam juga meerupakan salah satu kunci kesuksesan pada budidaya ikan lele. Sebagai analogi lucu yang bisa kita ambil, mana yang lebih bagus, wanita yang selalu melakukan perawatan atau wanita yang tidak terurus? Pastinya yang melakukan perawatan bukan? Secara otomatis, jika ikan lele tersebut terawat tentu ekosistem yang terdapat di dalam kolam juga akan terjaga dengan baik.

Adapun model konstruksi kolam dapat dibuat dengan menggunakan sistem pengeringan tengah atau yang dikenal dengan istilan central drain. Hal ini dibuat dengan tujuan mempermudah pembuangan air pada saat pengurasan. Berbeda dengan sistem bioflock, bahan organik justru dimanfaatkan sebagai suspensi sehingga tidak dibuang. Oleh karena tidak dibuang tersebut maka harus memerlukan penambahan alat berupa aerator dan penyuplai unsur karbon seperti molase.

Dengan sistem boster ini, peternak diharuskan untuk membuang kotoran dalam periode yang rutin. Anda bisa menggunakan fisika sederhana mengenai konsep bejana berhubungan yang dapat dilakukan dalam sistem pembuangan pada saat pengurasan kolam. Cukup dengan membuka jalur pipa yang ada di luar kolam, maka secara otomatis air akan turun menuju titik yang lebih rendah, yaitu pada lubang pembuangan tengah (central drain). Dalam manajemen pembuangan kotoran Anda tidak diharuskan untuk melakukan pengurasan besar-besaran. Anda cukup membuan beberapa kubik air dengan tujuan sekedar membuang kotoran saja.

 

Manajemen pakan

Salah satu kelebihan dari budidaya ikan lele dengan sistem boster adalah dapat menekan kebutuhan pangan ikan. Dalam pemberian pakan bisa diterapkan prinsip adlibitum. Yaitu pemberian pakan agar pakan tersebut selalu tersedia di dalam kolam.Kita membuat suasana dalam media kolam boster tersebut seperti halnya di alam, Anda harus dapat mengatur frekuensi pemberian pakan yang pas sekaligus dengan tambahan multivitamin dan suplemen boster untuk mempermudah ikan lele dalam mencerna makanan.

Selain dari pakan, peternak juga meningkatkan sistem antibodi ikan lele. Tujuannya adalah agar ikan tidak mudah terserang penyakit. Dari situ ikan lele dapat tumbuh dengan maksimal, dan dengan kualitas yang bagus.Pengaruh manajemen pakan sangat besar bagi perkembangan ikan lele tersebut. Dengan demikian diharapkan Anda dapat memaksimalkan hasil panen.

 

Manajemen kesehatan ikan

Mengelola binatang sama dengan mengelola makhluk hidup lainnya. Ada kalanya sehat bugar, ada kalanya sakit meringkuk. Kesehatan ikan lele juga harus selalu dikontrol. Ikan lele yang sehat menghasilkan kualitas daging yang baik. Dengan kualitas daging yang baik tersebut nilai juga ikan lele pun akan meningkat.

Beberapa hal yang harus diperhatikan dalam mengelola kesehatan ikan lele antara lain adalah pemantauan mengenai dominasi probiotik dan patogen. Hal ini dapat dilakukan dengan cara membuang kotoran secara teratur sebagaimana yang telah kita bahas sebelumnya. Serta menggunakan antiseptik agar air lebih steril dan menebarkan probiotik keesokan harinya.

Selain itu, Anda harus menjaga kondisi keasaman air atau yang disebut dengan istilah pH air. Sebaiknya pH air tidak berubah-ubah dengan fluktuatif. Saat lingkungan berada dalam kondisi ekstrem seperti hujan lebat, pemberian vitamin C dan immunostimulan sangat dianjurkan.

Hal tersebut diatas adalah beberapa faktor penting jika Anda ingin melakukan buddiaya ikan lele dengan mengaplikasikan sistem boster.

Bagi Anda yang membutuhkan media kolam fiber untuk budidaya sistem boster, bisa menghubungi DFP-Bak Fiber pada kontak 021-29259585 / 021-29259584 / 08118408787. Anda juga dapat memesan melalui website kami di www.dfp-bakfiber.com.




Dayana Fish Pond

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *